Home / All post
Cerpen Rinai Rindu
Jakarta, 2018
Ialah hujan, yang mampu membuatmu merasakan sebuah kerinduan.
Aku mengamati rinai hujan yang turun sore ini dengan saksama. Di setiap tetes rinainya mampu membuat hatiku bergetar. Terdapat sebuah rindu yang menusuk dalam sukmaku. Yang semakin kupandangi rinainya. Semakin hebat pula rinduku padanya. Ada sebuah kenangan tersendiri antara diriku dengannya yang tak bisa diungkapkan oleh kata. Bahkan, setiap tetes air hujan yang turun hari ini tak dapat menandingi rasa rinduku padanya.
Jakarta, 2016
Hujan sepertinya tidak akan pergi hari ini. Kulihat, jam di pergelangan tanganku berkali-kali. Terlihat sudah menunjukkan pukul 4 sore. Aku menggerutu kesal. Seandainya tadi pagi aku tak lupa membawa jas hujan atau payung, aku pasti tak akan menunggu hujan yang sepertinya tak akan reda ini.
“Hai. Kenapa belum pulang?” Tanya seseorang yang ternyata ia adalah Reno.
Oh.. jantungku terasa berdetak begitu kencang saat melihat wajahnya. Terdapat sengatan tersendiri saat kutatap matanya.
“Kau lihat, langit masih saja menangis. Dan aku tak tega jika harus mengganggunya,” jawabku yang sepertinya berlebihan. Aku tak tahu mengapa harus berkata seperti itu. Mungkin karena terlalu gugup bertemu dengannya
“Ah, kau ada-ada saja Rina,” balasnya. Aku hanya diam terpaku saat dia menyebut namaku. Entahlah, mungkin aku terlalu kaget saat ia mengetahui namaku.
Ia adalah Reno. Anak kelas XII seangkatanku namun beda jurusan. Aku sudah lama mengaguminya. Ia pintar, dan pernah menjadi Ketua OSIS. Sedangkan, aku hanya seorang gadis remaja biasa yang menghabiskan setiap waktu istirahatku di perpustakaan.
“Mau pakai jas hujanku dulu?” tawarnya kepadaku.
“Ah, tidak. Terima kasih Reno. Bila jas hujanmu kupakai, lantas kau nanti pulang pakai apa?” elakku padanya.
Kudekati bangku di ujung lorong karena sedari tadi aku berdiri memandang hujan. Kulihat, ia pun mengikutiku dari belakang. Mendekati bangku.
“Aku kan lelaki. Daya tahan tubuhku lebih kuat daripada seorang peremuan,” jelasnya yang memang tak dapat kuelak lagi jawabannya.
Aku hanya diam. Mataku lebih terpaku akan indahnya rinai hujan saat ini. Apalagi suaranya yang mampu menggetarkan hati dan pikiran.
“Kamu suka hujan ya?” tanyanya tepat pada sasaran.
“Iya. Aku suka hujan. Lebih tepatnya suara hujan. Yang kusuka hanya suara dan indahnya rinai yang turun. Itu membuat suasana hatiku lebih tenang,” jelasku menerangkan.
“Pluviophile,” ucapnya
Aku hanya mengerutkan kening; apa?
“Pluviophie. Iya, Pluviophie sebutan bagi seseorang yang mengagumi hujan. Seperti kamu ini,” jawabnya.
“Kalau kamu? Apa yang kamu suka dari hujan?” Tanyaku dengan ragu padanya.
“Yang kusuka dari hujan ialah baunya. Petrichor, aroma yang khas saat rintik-rintik hujaan itu membasahi tanah yang kering,” jelasnya.
Kita sama-sama terdiam, menikmati alunan suara nyanyian hujan. Yang kurasakan saat ini adalah aku sangat senang. Bisa berbincang bersama dengan Reno yang diam-diam kukagumi itu. Hingga satu di antara kami memecah keheningan.
“Jadi, ngga jadi pulang nih?” Tanyanya padaku yang masih asyik memandang hujan memecah lamunanku.
Aku tersenyum, “oh iya, lupa aku. Lantas, kamu gimana?” Tanyaku padanya.
“Aku ngga apa-apa. I’m fine, ok?” Jawabnya dengan nada sok kerennya.
“Oke. Aku duluan ya kalau gitu,” ucapku padanya kemudian menembus guyuran hujan sore ini.
Hujan, sepertinya menjadi memori tersendiri antara aku dan dirinya. Entah sekarang, lusa atau sampai saat dimana kenangan itu muncul dengan sendirinya. Aku lebih suka memandang hujan, mendengar ribuan rintik air yang mampu membuat alunan harmoni secara alami itu. Aku lebih suka hujan, karena di setiap tetesnya terdapat rangkaian doa yang merindu.
Namun, dititik berikutnya aku tidak menyukai suara maupun rinainya. Semua itu hanya mampu membuatku untuk membongkar semua kenangan yang berputar acak diotakku menjadi satu. Seperti sebuah film.
Jakarta, 2017
“Bukankah kau tidak menyukai kopi?” Ucap seseorang dengan nada tak sukanya. Aku pun beranjak meninggalkan perhatianku pada hujan. Penasaran dengan sosok tersebut.
Aku terdiam. Jantungku terasa berdegup lebih kencang dari biasanya. Iris matanya mengunci penglihatanku. Memahami ada yang terasa janggal dalam detik ini. Di detik berikutnya, ia pun melangkah duduk di depanku.
“Are you ok?” Tanyanya memecah keterkejutanku.
“Yes i’m ok, Reno,” ucapku. “Oh, maaf. Maksudku, Arka. Aku baik-baik saja, ok?” lanjutku. Aku sekarang merasa bersalah padanya.
“Aku tahu. Kau masih mengingatnya. Dan kau pula masih menyimpan rindu untuknya. Terlebih, ia adalah sosok yang spesial untukmu. Kau bisa memanggilku Reno bila itu mampu membuat rindumu terobati, Rina,” jelas Arka-saudara kembar Reno- memang, selama ini aku masih merindukannya. Sejak kejadian itu, aku tak mampu melupakannya. Aku membenci diriku sendiri. Dan, hujan. Karena hujan yang membuat keadaan semula baik-baik saja menjadi keadaan terburuk yang pernah ada.
Tatapanku pun berubah pada hujan. Setiap kali kutatap hujan dengan senyum dan mata yang berbinar. Kini, berubah menjadi sendu tanpa guratan senyuman.
Jakarta, 2016
“Hei! Melamun saja. Ngelamunin siapa sih?” Tanya Reno yang membuyarkan pikiranku.
Kuserahkan nilai ulangan matematikaku yang kian hari kian menurun.
“Tenang saja, semua bisa kuatasi,” ujarnya meyakinkan.
Namun, aku tak seyakin itu, “jangan bercanda deh Ren, aku sudah susah payah belajar semalaman cuma dapat 6. Bagaimana kamu bisa?” Jawabku yang agak kesal.
Dia mulai melihat hasil ulanganku. Tatapan matanya serius melihat soal-soal yang menurutku rumit itu.
“Lihat. Yang nomor 7 caranya begini,” jelasnya sambil menuliskan jejeran rumus yang tepat untuk materi logaritma itu.
“Selesai. Mudah bukan?” Ucapnya.
“Kalau yang ini?” Tanyaku menunjukkan soal nomor 16.
Kulihat Reno dengan seriusnya membaca soal itu dan dengan waktu beberapa menit ia mampu menjabarkan setiap kerumitan soal itu. Sungguh, anak yang genius.
“Kau tahu? Dalam belajar matematika kau harus menguasai semua rumus yang telah Bu Nisa ajarkan padamu. Tak hanya matematika, pelajaran yang lain pun begitu,” jelas Reno yang sepertinya tahu akan arti dari pikiranku. Perkataannya tadi terlihat lebih dewasa. Sisi lain dari Reno.
“Gimana? Paham nggak, malah melamun saja,” ucap Reno yang kembali kesisi semulanya.
“Iya, paham kok. Pulang yuk Ren, sudah sore nih,” ajakku pada Reno.
“Tapi kan masih hujan Rina, apa sebaiknya tunggu reda saja?” usul Reno padaku.
“Tak apa. Hari ini aku bawa jas hujan. Jadi, kau tidak usah repot-repot meminjamkan jas hujanmu itu,” elakku padanya.
“Baiklah. Ayo pulang.”
Dan, akhirnya ia pun mengalah. Aku berdecak ria kemudian berlari menembus hujan setelah memakai jas hujan.
“Rina! Tunggu!” Teriak Reno yang sedari tadi kutinggalkan.
“Ayo Reno cepat!” Teriakku memecah suara hujan pada Reno. Dia mulai berlari mengejarku. Namun, didetik berikutnya terjadi hal yang sangat membuatku terluka.
“Reno!!!” teriakku sambil berlari menghaampiri Reno yang telah tergeletak di aspal. Tangisku pecah, tak dapat lagi kubendung. Aliran darah di kepalanya semakin bercucuran, dan kemudian hujan bersatu dengan darah Reno. Dan sejak saat itu aku benci hujan.
Surat Terakhir dari Bapak (cerpen)
Cara Reset Kode "ERROR" Foto Copy
Pasti banyak yang tanya, kenapa bahas mesin? Sedangkan selama ini saya nggak pernah bahas mesin, apalagi, mesin foto copy??
Jawabannya simple aja. Karena, saya menulis itu di samping untuk meluruskan hobi. Juga agar menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang lain. Salah satunya ya, ini. Menulis apa yang aku tahu, dan membagikannya pada kalian.
Di samping untuk menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain, tulisan ini juga untuk catatan saya sendiri bila sewaktu-waktu lupa, tinggal buka alamat blog sendiri. Jadi, nggak perlu buang-buang waktu buat googling ke web sana-sini hanya untuk sekedar mengatasi ke “error-an” mesin.
Lho, emang, punya mesin fotocopy?
Nggak... 😂
Lanjut, ke pembahasan....
Pernahkah kalian mengalami hal seperti ini? Di saat sedang banyak-banyaknya pelanggan yang sedang mengantre untuk mem”foto copy” kan dokumen atau berkas, *eh tiba-tiba si Mesin Foto Copy nya error. Nah lho, kan ribet jadinya.
Bagi orang awam seperti saya ini, yang kurang mengerti soal mesin, apalagi, mesin fotocopy. Pasti akan langsung mematikan mesin kemudian menghidupkannya kembali. Well, Ini nggak benar ya, gaes. Di sini, akan saya sampaikan gimana nih, cara yang benar buat mengembalikan mesin seperti sedia kala.
1. Mesin Error. Terdapat kode-kode unik yang tampil di layar. Dan, terdapat pesan untuk mematikannya. *eits... jangan buru-buru untuk mematikan mesin, ya.
Foto : Dokumen pribadi
2. Tekan * (Additional Functions) bersamaan dengan angka 2 dan 8 secara bersamaan terus * (Additional Functions).
Foto : Dokumen pribadi
3. Kemudian Pilih Copier
Foto : Dokumen pribadi
4. Pilih Function
Foto : Dokumen pribadi
5. Pilih Clear
Foto: Dokumen pribadi
6. Pilih ERR
Foto : Dokumen pribadi
7. Kemudian OK
Biarkan seperti itu, kemudian, matikan mesin fotocopy.
Setelah itu, cabut kabel yang terpasang pada mesin, lalu tancapkan lagi. Di sini, saya hanya mencabut kabel yang mudah di cabut – pasang. Tujuannya, agar untuk mempercepat langkah-langkah.
Kemudian, buka pemanas. Periksa dan bersihkan, apabila terdapat kotoran atau kertas yang tertinggal.
Setelah itu, hidup kan mesin dan Insya Allah mesin fotocopy kalian seperti sedia kala.
Nah, itulah cara-cara dari saya, semoga bermanfaat. Apabila ada yang di tanyakan silakan komen di bawah. Karena, malu bertanya, sesat di jalan. Insya Allah akan saya jawab bila saya bisa mengatasi permasalahan mesin fotocopy kalian.
7 Hal Yang Harus Dipersiapkan Ketika Traveling
Hai Ttravelers... hari libur mungkin belum tiba. Namun, dibenak kalian terdapat angan-angan ingin traveling ke berbagai tempat. Mulai dari tempat wisata yang lokal sampai yang mancanegara. Nah, mumpung musim liburan belum tiba, kalian bisa nih baca dulu hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk traveling.
Uang menjadi langkah awal yang harus dipersiapkan. Kalian harus memiliki cadangan uang tunai untuk berjaga-jaga bila suatu saat nanti tidak di temukan mesin ATM. Namun, bagi kalian yang ingin traveling ke luar negeri jangan sampai lupa ya untuk menukarkan uang kalian di bank. Karena ini penting sekali lho, Sobat Traveler.
Jangan anggap remeh dokumen lho ya. Kalian juga harus mempersiapkan dokumen penting sebelum berangkat traveling. Seperti : pasport, KTP, dan visa bagi kalian yang ingin traveling ke luar negeri. Dan, tiket transportasi, bukti reservasi hotel bagi kalian yang ingin traveling di dalam negeri.
Duh, bagi sebagian besar orang traveling identik dengan mabuk perjalanan ya, Sobat. Nah, untuk mengantisipasi kejadian hal-hal yang tidak di inginkan, kalian juga harus mempersiapkan berbagai macam obat. Seperti : obat anti mabuk perjalanan, obat demam untuk berjaga-jaga bila suhu udara tidak sesuai kekebalan tubuh, obat pusing, luka, dan lain sebagainya.
Untuk tas traveling kalian bisa menyesuaikan dengan barang-barang yang ingin kalian gunakan. Berikut, beberapa tas travel yang sesuai dengan kebutuhan :
- Koper : digunakan ketika kalian hendak membawa barang-barang yang banyak.
- Ransel : digunakan ketika kalian ingin membawa barang yang agak sedikit. Tas ini lebih cocok digunakan bagi kalian yang ingin traveling mendaki gunung.
- Waist bag/belt bag : meskipun bentuknya yang kecil, tas pinggang yang ini bisa di gunakan untuk traveling, khusus bagi sebagian orang yang tidak suka ribet ya, Sobat. Fungsi dari tas ini adalah untuk menyimpan barang-barang yang penting. Misalnya : dompet, HP, dan kunci.
- Travel bag sets : adalah tas traveling yang terdiri dari 5 sampai 6 tas dengan varian ukuran dari yang terbesar hingga yang terkecil. Tas ini bisa di gunakan untuk memisahkan barang bawaan sesuai dengan jenisnya.
- Sling bag : tas slempang yang efektif digunakan ketika berpegian untuk jarak yang tidak terlalu jauh.
Kemudian, untuk penempatan barang-barang seperti pakaian kalian juga harus menatanya dengan cara yang tepat. Langkah yang tepat untuk melipat pakaian adalah lipat seperti pakaian biasa, kemudian gulung. Hal ini agar pakaian kalian tidak mudah kusut dan lebih rapi tentunya ya, Sobat.
Bukan hal aneh di jaman masa kini bila melakukan traveling harus pula membawa kamera. Yah! Kamera. Menjadi barang yang wajib di bawa ketika traveling. Bagi sebagian masyarakat di era modern seperti ini, kamera di gunakan untuk mengabadikan moment penting ketika traveling. Bahkan, traveling hanya di gunakan untuk mencari spot foto bagus.
Bagi sebagian besar umat islam, membawa perlengkapan ibadah sangat di perlukan. Karena, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Misalny : sulit menemukan tempat ibadah.
Traveling pasti sangat melelahkan ya, Sobat. Apalagi di setiap waktu kita harus berjalan kesana kemari untuk menikmati pemandangan yang ada. Maka dari itu, perlengkapan sanitasi juga perlu di persiapkan, seperti : sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi dan lain-lain.
Alat yang satu ini sangat dibutuhkan bagi para traveling di jaman modern seperti ini. Gadget menjadi seolah menjadi titik pusat seluruh dunia. Taka heran, bila harus mempersiapkan charger untuk mengisi baterai gadget ketika tidak di temukan sambungan listrik.
Nah, itulah ke tujuh hal penting yang perlu di persiapkan ketika ingin traveling. Semoga bermanfaat dan perjalanan kalian menyenangkan ya, Sobat.
Surat Terakhir dari Bapak
Jakarta,
2005
Aku
memandang senja yang sama. Namun, ada sesuatu yang kosong. Ialah cerita hidupku
yang kosong tanpanya. Sudah lebih dari lima tahun aku disini. Di kota ini. Ibukota
yang terkenal akan penuh sesaknya kendaraan. Yang terkenal akan begitu penuhnya
polusi udara. Dan deru bisingnya kendaraan yang tiada habisnya.
Kupandang
langit. Terdapat pesawat terbang diangkasa. Sejenak, pikiranku melalang buana.
Tepatnya, disaat umurku telah sepuluh tahun.
Kampung,
1987
Pagi
yang cerah. Hari ini sekolahku libur. Aku membantu Bapak ke sawah. Mengambil
ikan di aliran air di sela-sela tanggul sawah. Udara masih sejuk, damai dan
tentram. Padinya mulai berwarna kuning keemasan. Siap untuk di panen. Namun,
itu bukan punya Bapakku.
“Itu
Pak, ikannya. Besar-besar,” ucapku sambil menunjuk ke arah ikan yang ada di
air. Itu adalah ikan bethik. Ikan yang memang selalu ada di musim hujan saat
ini.
Kemudian,
aku dan bapak mengambil jaring untuk menangkap ikan. Mamasangnya diantara kedua
sisi yang airnya mengalir. Tak butuh
waktu lama, ikannya pun mulai menyangkut di jaring kami. Aku berseru senang,
“Yey! Hari ini makan ikan!”
“Iya
Nak, hari ini kita makan ikan,” ucap Bapak sambil mengusap kepalaku.
Hari
semakin siang. Terik matahari mulai menyengat tubuh. Aku dan bapak berangsur
meninggalkan sawah.
“Pak,
Adit capek,” ucapku merengek pada Bapak.
Kamipun
istirahat di gubuk bambu di tengah sawah. Aku mulai memandang langit. Masih
cerah. Tak bosan aku memandang. Karena, aku suka sekali memandang langit yang
berwarna biru. Aku sering bertanya pada Bapak, “Pak, kenapa langit bisa ada di
atas? Dan kenapa, langit tidak jatuh?” jawabannya sederhana, “itu adalah kuasa
Gusti Allah Nak. Semua kehidupan ini yang mengatur adalah Gusti Allah.” Selalu,
aku mempertanyakan hal itu pada Bapak saat usiaku 8 tahun.
“Pak,
ada pesawat terbang!”Ucapku berseru riang.
“Mana
Nak?”
“Itu
Pak,” jawabku sambil menunjuk langit. Tepatnya, dimana pesawat itu terbang.
“Pak,
Adit pengin menjadi pilot. Supaya bisa membawa Bapak dan Emak keliling dunia,”
ucapku polos pada Bapak.
“Iya.
Sekolah yang rajin ya Nak,” ucapnya. Jeda beberapa detik, Bapak melanjutkan, “Nak,
tak perlu kau membawa Bapak dan Emak keliling dunia. Karena, Bapak dan Emak
hanya ingin ke Tanah Suci,” ucapnya dengan nada bergetar sambil mengusap
kepalaku.
Dalam
hati aku bertekad, untuk membawa Bapak dan Emak ke Tanah Suci.
***
Jakarta,
2005
Angin
menerpa wajahku. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an menyadarkanku dari kenangan
masa lalu yang sangat kurindukan.
Bapak,
maafkan Aku.
Aku
bergegas menuju Masjid Ar Rahman, dekat dengan rumahku. Hanya butuh waktu 10
menit untuk dapat sampai ke sana.
“Emak?”
ucapku kaget. Bergegas aku menghampirinya.
“Kenapa
Emak keluar? Kan masih sakit. Kata dokter di suruh untuk istirahat dulu,”
tanyaku dengan nada khawatir.
“Emak
ingin sholat di Masjid. Sudah lama Emak tidak sholat di sana,” ucapnya.
Aku
terharu dengan pernyataan Emak. “Tapi kan Emak lagi sakit. Kita sholat di rumah
saja. Berjamaah, bersama Adit,” Emak pun mengangguk; setuju.
***
Kampung,
2000-2002
“Adit
pergi dulu ya Pak. Do’akan Adit,” ijinku pada Bapak untuk melanjutkan
pendidikanku di Semarang. Aku berhasil mendapatkan beasiswa pendidikan gratis
dari pemerintah karena nilaiku yang memuaskan. Meskipun, cita-citaku yang ingin
menjadi pilot tidak bisa aku capai namun, aku bersyukur karena Gusti Allah
memberiku jalan yang lain untuk melanjutkan pendidikan.
“Hati-hati
ya Nak. Ojo lali sembahyang marang Gusti Allah,” ucapnya sambil mengusap
kepalaku.
Hari
berganti bulan. Dan bulan pun berganti tahun. Aku lulus dengan nilai yang
sangat memuaskan. Kemudian mencari pekerjaan yang cocok di Ibukota. Dan, selama
itulah setelah aku gajian sebagian uangku kusisihkan untuk kukirim ke Bapak.
Dan sebagian yang lain untuk kutabung. Untuk memenuhi janjiku ke Bapak. Aku
begitu semangat bekerja. Sampai-sampai selang dua tahun aku sudah menempati
posisi yang selama ini di incar karyawan. Gajiku pun bertambah.
Surat
dari tukang pos mulai berdatangan. Tertera disana tulisan Bapak. Kerjaanku
semakin hari semakin menumpuk. Tak sempat kubaca satupun surat dari Bapak.
Namun, aku masih mengirimkannya uang. Hingga hari itu tiba …
“Halo?
Siapa ini?” ucapku kepada seseorang yang telah menghubungiku di tengah malam.
“Ini
Bayu, Dit. Teman SMA mu dulu.”
“Oh,
Bayu. Ada apa?”
“Bapakmu
Dit, Bapakmu. Cepatlah pulang!”
“Bapakku
kenapa!” hampir aku teriak.
“Bapakmu
di rawat di rumah sakit. Ia sedang koma.”
Akupun
bergegas untuk pulang. Menuju rumah sakit.
Bapak,
maafkan Aku.
***
“Assalamu’alaikum
waroh matullah”
“Assalamu’alaikum
waroh matullah”
Ar
Rahman. Ar Rahim. Tuhan semesta alam. Yang menguasai di hari pembalasan. Hamba
hanyalah manusia yang hina lagi dzolim.
***
Terlambat.
Mungkin kata itulah yang pantas untuk kugunakan saat ini. Aku terlambat untuk
melihat Bapak. Melihat senyum Bapak. Melihat tawa Bapak. Dan merasakan usapan
tangan Bapak di kepalaku. Kemudian mengajaknya ke Tanah Suci.
Kulihat,
jenazah Bapak sudah terkubur. Tanahnya pun masih basah dengan bunga yang masih
segar. Aku berulang kali mencium nisan Bapak. Kemudian mendo’akannya.
***
Setelah
40 hari menignggalnya Bapak. Akupun kemudian membawa Emak ke Ibukota untuk
tinggal bersamaku. Suasana duka masih menyelimuti hati kami. Selah sampai dan
berbincang dengan Emak, kuputuskan untuk ke kamar. Kulihat, surat tulisan Bapak
masih terbungkus rapi di meja kerjaku. Surat yang selama ini aku abaikan. Kubuka
surat itu dengan perlahan.
Untuk
Adit, Anakku tercinta
Bapak
sangat merindukanmu. Kapan kamu pulang, Nak? Lebih dari seribu hari Bapak tak
melihat wajahmu. Melihat senyum indahmu. Bapak rindu.
Bapak
tak butuh harta darimu. Bapak pula tak menagih keinginan Bapak yang dahulu.
Bapak hanya ingin kamu pulang. Menangkap ikan bersama atau duduk digubuk sambil
memandang langit dan melihat pesawat terbang melintas. Dengan berbagai macam
pertanyaanmu yang kau tujukan pada Bapak. Hanya itu. Pulanglah…
Aku
meneteskan air mata saat membaca surat terakhir dari Bapak.
Maafkan
anakmu pak.
Karena
waktu tak selamanya sama. Tak ada yang abadi. Dan perlahan-lahan akan
mati.
Resep Cookies Bit Menyehatkan
Image by: cookpad.com/ herl lewis
Bit. Siapa sih yang tidak kenal umbi yang satu ini? Mungkin, bagi sebagian orang yang lain belum mengenal umbi yang satu ini ya Dears. Namun, umbi yang berwarna merah darah ini ternyata memiliki khasiat tersendiri bagi pemakannya. Salah satunya ialah menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Nah, karena khasiatnya yang baik untuk kesehatan, kita bisa mengolah umbi yang satu ini menjadi sebuah cookies yang menyehatkan. Resep ini saya dapat dari cookpad atas nama akun Herl Lewis.
Bahan-bahan :
60 gr umbi bit
225 mentega cair
3/4 tepung protein tinggi
1/4 tepung beras
1/4 tepung terigu
2 sdm tepung kelapa
2 butir telur
1/2 sdt baking soda
1 sdt vanilla
Selai asli tanpa gula
Langkah-langkah :
1. Cairkan 225 gr mentega
2. Kemudian, potong umbi bit kecil-kecil. Lalu, masukkan ke dalam blender jangan lupa, tambahkan cairan mentega sedikit agar lebih encer. Kemudian blender samapi halus.
3. Setelah umbi bit halus, pindahkan ke wadah / panci yang lebih besar. Kemudian, tambahkan mentega cair. Masak hingga berbusa dan matang. Setelah itu, pindahkan ke dalam wadah mixer. Tunggu dan diamkan sampai sesuai dengan suhu ruangan.
4. Sambil menunggu umbi bit dingin, ayak semua tepung, dan baking soda. Kemudian, sisihkan.
5. Setelah itu, masukkan 2 butir telur dan vanilla ke dalam campuran mentega cair dan umbi bit yang telah dingin. Kemudian, mixer sampai kental dan mengembang.
6. Lalu, masukkan tepung terigu, tepung beras,dan tepung kelapa. Asuk sampai rata.
7. Setelah adonan kalis, ambil adonan secukupnya kemudian bulatkan, dan lubangi di bagian tengahnya ya Dears. Dan, tambahkan selai di tengahnya. Lakukan seperti itu sampai adonan habis, kemudian diamkan di klkas selama 1 jam.
8. Langkah selanjutnya yakni panggang di oven dengan suhu 180 derajat, selama 20-25 menit, tergantung oven masing-masing.
9. Setelah matang, diamkan dalam Loyang selama 3 menit dan pindahkan ke rak sampai dingin.
Khasiat umbi bit ini memang sangat baik untuk tubuh. Namun, ingat ya Dears jangan terlalu banyak memakan umbi ini karena dapat menurunkan kadar kalsium dalam tubuh, merusak ginjal bahkan memperparah penyakit ginjal. Dalam islam juga telah di ajarkan bahwa yang berlebihan itu tidak baik. Itulah resep yang telah saya bagikan, semoga bermanfaat.
Inilah 5 Tips Yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Busana Islami Untuk Anak
1. Pilihlah Bahan Yang Aman dan Nyaman
Aman dan nyaman pasti menjadi pilihan yang utama ya Dears. Terlebih memang untuk anak yang aktif. Jangan sampai busana yang di kenakan menjadi tidak nyaman di pakai dan malah membuat tubuh anak menjadi sakit.
2. Usahakanlah Pilih Busana Yang Menutup Aurat. Namun Tetap, Pilihlah Yang Aman dan Nyaman Untuk Bergerak
Memilih busana yang menutup aurat juga penting. Hal ini, agar anak terbiasa akan busana yang dia kenakan. Dan sebagai bahan pengajaran bahwa menutup aurat adalah wajib bagi kaum muslimin dan muslimat.
3. Bijaklah Dalam Memilih Motif Busana
Memilih motif busana untuk anak juga menjadi hal yang penting lho Dears. Pilihlah motif yang memang pantas di kenakan untuk anak.
4. Pilihlah Warna-warna Yang Ceria
Sesuai dengan karakter anak yakni yang ceria, suka bermain, dan corat-coret ini. Kalian juga harus memilihkan warna yang ceria untuk anak.
5. Jangan Abaikan Pilihan Anak
Sesekali biarlah anak memilih busana yang di inginkannya. Namun, tetap ya Deara apakah pilihan yang anak kita pilih sesuai dengan tips di atas? Jika belum sesuai maka tawarkanlah baju yang lebih sesuai untuk anak.
Anak Kurang Percaya Diri? Inilah 5 Tipsnya Agar Anak Bisa Percaya Diri
Image by : google
Bicara tentang anak memang tidak ada habisnya lho Dears. Beberapa anak ada yang aktif dengan temannya namun, ada beberapa anak juga yang sangat pemalu atau tidak percaya diri. Nah, untuk menyikapinya mungkin, 5 tips ini bisa menjadi solusi untuk kalian Dears.
1. Berilah Anak Kesempatan
Image by : google
Yang pertama ialah berilah anak kesempatan. Sebagian anak kurang percaya diri karena kurang di beri kesempatan oleh orang tua. Misalnya, bila anak ingin bermain hal-hal seperti mencorat-coret tembok, kalian tidak harus memarahinya. Kalian bisa mengubah medianya seperti mencoret di kanvas. Tak perlu khawatir akan kotornya cat air yang berada di tangannya ya Dears, karena hal ini mampu melatih motorik otak anak agar lebih kreatif.
2. Latih Kemandirian Anak
Yang kedua ini juga penting lho Deas. Melatih kemandirian anak bisa membuat anak lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang tua. Atau istilah lainnya adalah manja. Kalian bisa memulai dari hal-hal yang kecil, misalnya : membiarkan anak untuk mandi sendiri, ganti baju sendiri dan makan sendiri.
3. Beri Apresiasi
Memberikan hal-hal yang mampu membuat anak lebih percaya diri dengan memberinya apresiasi. Kalian bisa memberinya sebuah tepuk tangan saat anak mampu mengerjakan tugas dengan baik. Atau kalian juga bisa memberikan hadiah saat anak mendapat peringkat pertama di kelas. Hal ini dilakukan agar anak semakin berkembang dan terus menjadi pribadi yang lebih cerdas dan percaya diri.
4. Dekatkan Anak Dengan Ayahnya
Hal ini juga penting lho Dears. Karena sosok ayah adalah panutan keluarga. Jadi, jika seorang anak dekat dengan ayahnya maka secara tidak langsung pribadi sang ayah yang memang sudah terasah kepercayaan dirinya juga bisa menurun ke anak. Jadi, berikanlah waktu anak kalian dengan ayahnya ya Dears.
5. Libatkanlah Anak Dalam Segala Hal
Di usianya yang sedang berkembang. Pasti terdapat berbagai macam pertanyaan yang di ajukan oleh si anak. Termasuk, ketertarikannya dalam hal yang di lakukan orang tua. Jadi, jangan biarkan anak kalian sebagai penonton. Namun, ajaklah anak kalian melakukan hal-hal yang sudah biasa kalian lakukan. Seperti, menyiram tanaman, berkebun atau mengajaknya bermain di dapur. Hal ini pasti akan sangat menyenangkan ya Dears.
Nah, itulah beberapa tips yang saya bagikan. Dengan adanya tips ini, semoga kita sebagi orang tua lebih pandai mengatasi sifat anak yang kurang percaya diri.
Wow! Inilah 7 Kuliner Nusantara Yang Sudah Mendunia, Nomer 1 Rajanya Kuliner
Selain di kenal dengan panorama yang indah, Nusantara juga di kenal dengan rempah-rempah yang melimpah. Tak pelak bila dahulu Belanda menjajah Nusantara untuk mengambil hasil bumi, termasuk rempah-rempah. Karena memiliki beragam repah-rempah yang melimpah, masyarakat Nusantara mampu mengolah masakan yang mengguncang lidah. Bahkan, beberapa diantaranya sudah mendunia lho Dears.
Kalian juga pasti tak mengelak bahwa, kuliner yang ada di Nusantara ini sangat enak dan menggoda selera. Nah, untuk menambah pengetahuan kalian nih Dears, inilah kuliner Nusantara yang sudah mendunia dan kita sebagai warga negara yang baik, harus bangga memiliki aneka kuliner yang mampu mendunia.
1. Rendang
Image by : selerarasa.com
Siapa yang tak mengenal kuliner ini? Rajanya kuliner. Kuliner yang berasal dari Minang, Sumatra Barat ini telah terkenal di berbagai dunia. Dengan bahan utama daging dan identik dengan rasa pedas. Untuk dapat menikmatinya di butuhkan waktu yang berjam-jam untuk memasak. Jadi, wajar saja bila rendang merupakan kuliner yang mendunia. Karena kaya akan rempah-rempah yang digunakan untuk mengolah masakan yang satu ini ya Dears.
2. Nasi Goreng
Imeage by : Resepkoki.com
Dengan bahan utama nasi, kuliner ini juga sudah mendunia lho Deas. Diolah sedemikian rupa menggunakan bumbu-bumbu dapur seperti bawang, cabai, terasi, gula, garam dan minyak goreng. Meskipun sangat sederhana namun, kuliner ini mampu mengguncang lidah bagi penikmatnya.
3. Bakso
Image by : cookpad.com/fitrisasmaya
Disajikan dengan kuah dan pastinya bakso, yang berasal dari daging sapi atau kerbau. Kuliner ini juga sudah mendunia lho Dears. Kalian bisa menjumpai makanan ini hampir di sepanjang jalan. Karena memang, rasanya yang enak dan banyak di cari oleh beberapa orang.
4. Sate
Image by : rajakuliner.com
Dengan bahan utama daging, yang di iris kecil-kecil kemudian di bakar. Kuliner ini memiliki aroma khas sendiri. Apalagi disajikan dengan tambahan bumbu kacang yang menggoda. Tak pelak, kuliner ini sudah mendunia.
5. Gudeg
Image by: theboxsceneproject.org
Siapa yang tak kenal dengan kuliner yang satu ini Dears? Gudeg. Kuliner yang berasal dari kota pelajar, Yogyakarta. Kuliner yang memanjakan lidah bagi seseorang yang memakannya. Bagi kalian yang belum mencoba, kuliner ini wajib untuk di cicipi.
6. Soto
Image by : cookpad.com/fitrisasmaya
Berbahan baku utama daging. Bisa daging ayam, atau kerbau. Kuliner ini juga menjadi andalan masyarakat Nusantara. Terdapat bebebrapa nama soto yang ada di Nusantara antara lain : Soto Kudus, Soto Madura, Soto Lamongan, Soto Betawi, Soto Banjar, dan Soto Medan. Jadi, yang mana nih Dears favorit kalian?
7. Tempe
Image by : vemale.com
Nah, ini nih Dears. Tempe, menjadi bahan andalan di Nusantara. Berbahan utama kedelai, kemudian di fermentasi menggunakan bantuan ragi. Tempe, merupakan bahan utama yang bisa di olah menjadi berbagai macam masakan. Misalnya : kripik tempe, orek tempe, tempe goreng dan lainnya.
Meskipun sangat sederhana, kuliner yang satu ini menjadi makanan yang banyak di cari-cari di dunia.
Muslimah Harus Tahu, Beginilah Adab Berpakaian Menurut Syari'at Islam. Nomer 2 Sering Disepelekan!
Image by: @adkkrt (instagram)
Dunia semakin berkembang, semakin banyak muda-mudi yang kini telah memiliki smartphone. Dengan modal jempol sekali klik maka semua informasi yang ada di seluruh dunia bisa ditampilkan di smarthphone. Begitu pula dengan fashion. Telah banyak model baju yang bisa kita jumpai sampai detik ini. Namun, apakah kalian tahu Dears jika baju yang telah kalian pakai sesuai dengan syari'at islam?
Islam adalah agama yang rohmatan lil 'alamin. Rahmat bagi seluruh alam. Islam pula yang mengajarkan tentang bagaimana menjaga kebersihan anggota tubuh maupun tempat. Hal ini, dapat kalian temui di bab thoharoh. Bab yang menjelaskan tata car bersuci.
Namun, kali ini yang akan saya bahas adalah adab berpakaian. Karena, begitu banyak orang yang kurang mengetahui bagaimana cara berpakaian yang baik menurut islam. Terutama, bagaimana cara berpakaian yang baik seorang muslimah di depan seseorang yang bukan mahramnya.
1. Menutup aurat seluruh tubuh keluali wajah dan telapak tangan
Yang pertama ialah menutup aurat seluruh tubub kecuali wajah dan telapak tangan. Hal ini, sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an di Surah Al Ahzab Ayat 59.
ـأَيـُّهَا ٱلنَّبِيُّ قـُل لـِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنـَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡـمُؤۡمِنِينَ يُدْنِينَ عَلـَيۡهـِنَّ مِن جَلَٰبـِيبـِهـِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنـَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فـَلـَا يُؤذيۡنَ ۗ وَكـَانَ اللهُ غـَفـُورًا رَّحِيمًا (الأحزاب :٥٩
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita (keluarga) orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan atas diri mereka (ke seluruh tubuh mereka) jilbab mereka. Hal itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal (sebagai para wanita muslimah yang terhormat dan merdeka) sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(QS. al-Ahzab ayat: 59)
Seperti yang ada dalam ayat di atas, dapat di ketahui bahwa manfaat dari menutup aurat adalah agar kita mudah dikenali dan juga agar kita, sebagai kaum muslimah dapat lebih aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan.
Kemudian, di ayat ke dua, surah An-Nur ayat 31 :
وَقـُل لـِّلۡمُؤۡمِنَٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ أَبۡصَٰرِهِنَّ وَيَحۡـفـَظۡنَ فـُرُوجَهُنَّ وَلـَا يُبۡـدِينَ زِينَتـَهُنَّ إِلـَّا مَا ظـَهَرَ مِنۡهَا ۖ وَلۡـيَضۡرِبۡنَ بـِخُمُرِهـِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهـِنَّ ۖ … (النور : 31)
"Katakanlah (wahai Nabi Muhammad) kepada wanita- wanita mukminah, ‘Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan hiasan (pakaian, atau bagian tubuh) mereka kecuali yang (biasa) nampak darinya dan hendaklah mereka menutupkan kerudung mereka ke dada mereka (QS. an-Nur [24]: 31)."
Sesuai dengan firman-Nya, 'Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan hiasan (pakaian atau bagian tubuh) mereka kecuali yang (biasa nam3gpak dari padanya'
Maksud dari ayat ini ialah, selain menahan pandangan dan kemaluan, hendaklah seorang muslimah tidak menampakkan hiasan apa yang ada pada dirinya. Seperti; kalung emas. Kecuali, apa yang memang biasa nampak pada dirinya. Seperti; cincin emas atau gelang.
2. Tidak di beri wewangian atau minyak
Selanjutnya ialah tidak di beri wewangian atau minyak. Ada beberapa ulama' yang mengharamkan minyak untuk di gunakan oleh kaum muslimah. Namun, ada pula yang membolehkan. Tapi dengan catatan tertentu.
Seorang muslimah di haramkan menggunakan wewangian karena :
● Untuk memikat kaum lelaki
"Seorang perempun yang menggenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agad mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempua tersebut adalah seorang pelacur." (HR. An-Nasa'i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad)
● Dapat menyebabkan syahwat
"Wanita jika memakai parfum kemudia melewati majelis (sekumlulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan termasuk pezina." (Dari Faidhul Qadir).
● Tidak diterima sholatnya
"Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka sholagnya tidak di terima sehingga ia mandi." (HR Ahmad).
Dears, memang dalil di atas merupakan yang tidak membolehkan kita, sebagai seorang muslimah menggunakan parfum. Namun, ada pula ulama' yang membolehkan asalkan, niatnya bukan untuk menggoda apalagi merasa paling menarik sendiri. Kemudian, pilihlah parfum yang baunya tidak menyengat. Dan, jagalah perilaku kita. Sebagai seorang muslimah, seharusnya kita memiliki malu yang sanggat tinggi.
3. Tidak menggunakan pakaian ketat
Pilihlah pakaian yang longgar dan tidak ketat Dears. Agar kita, sebagai seorang muslimah menjadi lebih aman dan terjaga.
4. Tidak menggunakan pakaian tipis
Ini juga harus diperhatikan ya Dears. Agar, tidak nampak apa yang ada di tubuh kita meskipun telah berpakaian.
5. Tidak menggunakan pakaian yang menyerupai laki-laki
Karena kita muslimah, seorang perempuan. Jadi, sepatutnya kita menggunakan pakaian yang memang pantas untuk kita kenakan ya Dears.
6. Tidak menggunakan pakaian seperti orang kafir
Kita ini seorang muslim. Jadi, sepatutnya gunakanlah pakaian sesuai orang muslim yang lain.
Itulah beberapa adap pakaian yang telah saya jelaskan sesuai syari'at islam. Semoga bermanfaat ya Dears.
1. Menutup aurat seluruh tubuh keluali wajah dan telapak tangan
Yang pertama ialah menutup aurat seluruh tubub kecuali wajah dan telapak tangan. Hal ini, sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an di Surah Al Ahzab Ayat 59.
ـأَيـُّهَا ٱلنَّبِيُّ قـُل لـِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنـَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡـمُؤۡمِنِينَ يُدْنِينَ عَلـَيۡهـِنَّ مِن جَلَٰبـِيبـِهـِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنـَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فـَلـَا يُؤذيۡنَ ۗ وَكـَانَ اللهُ غـَفـُورًا رَّحِيمًا (الأحزاب :٥٩
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita (keluarga) orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan atas diri mereka (ke seluruh tubuh mereka) jilbab mereka. Hal itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal (sebagai para wanita muslimah yang terhormat dan merdeka) sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(QS. al-Ahzab ayat: 59)
Seperti yang ada dalam ayat di atas, dapat di ketahui bahwa manfaat dari menutup aurat adalah agar kita mudah dikenali dan juga agar kita, sebagai kaum muslimah dapat lebih aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan.
Kemudian, di ayat ke dua, surah An-Nur ayat 31 :
وَقـُل لـِّلۡمُؤۡمِنَٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ أَبۡصَٰرِهِنَّ وَيَحۡـفـَظۡنَ فـُرُوجَهُنَّ وَلـَا يُبۡـدِينَ زِينَتـَهُنَّ إِلـَّا مَا ظـَهَرَ مِنۡهَا ۖ وَلۡـيَضۡرِبۡنَ بـِخُمُرِهـِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهـِنَّ ۖ … (النور : 31)
"Katakanlah (wahai Nabi Muhammad) kepada wanita- wanita mukminah, ‘Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan hiasan (pakaian, atau bagian tubuh) mereka kecuali yang (biasa) nampak darinya dan hendaklah mereka menutupkan kerudung mereka ke dada mereka (QS. an-Nur [24]: 31)."
Sesuai dengan firman-Nya, 'Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan hiasan (pakaian atau bagian tubuh) mereka kecuali yang (biasa nam3gpak dari padanya'
Maksud dari ayat ini ialah, selain menahan pandangan dan kemaluan, hendaklah seorang muslimah tidak menampakkan hiasan apa yang ada pada dirinya. Seperti; kalung emas. Kecuali, apa yang memang biasa nampak pada dirinya. Seperti; cincin emas atau gelang.
2. Tidak di beri wewangian atau minyak
Selanjutnya ialah tidak di beri wewangian atau minyak. Ada beberapa ulama' yang mengharamkan minyak untuk di gunakan oleh kaum muslimah. Namun, ada pula yang membolehkan. Tapi dengan catatan tertentu.
Seorang muslimah di haramkan menggunakan wewangian karena :
● Untuk memikat kaum lelaki
"Seorang perempun yang menggenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agad mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempua tersebut adalah seorang pelacur." (HR. An-Nasa'i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad)
● Dapat menyebabkan syahwat
"Wanita jika memakai parfum kemudia melewati majelis (sekumlulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan termasuk pezina." (Dari Faidhul Qadir).
● Tidak diterima sholatnya
"Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka sholagnya tidak di terima sehingga ia mandi." (HR Ahmad).
Dears, memang dalil di atas merupakan yang tidak membolehkan kita, sebagai seorang muslimah menggunakan parfum. Namun, ada pula ulama' yang membolehkan asalkan, niatnya bukan untuk menggoda apalagi merasa paling menarik sendiri. Kemudian, pilihlah parfum yang baunya tidak menyengat. Dan, jagalah perilaku kita. Sebagai seorang muslimah, seharusnya kita memiliki malu yang sanggat tinggi.
3. Tidak menggunakan pakaian ketat
Pilihlah pakaian yang longgar dan tidak ketat Dears. Agar kita, sebagai seorang muslimah menjadi lebih aman dan terjaga.
4. Tidak menggunakan pakaian tipis
Ini juga harus diperhatikan ya Dears. Agar, tidak nampak apa yang ada di tubuh kita meskipun telah berpakaian.
5. Tidak menggunakan pakaian yang menyerupai laki-laki
Karena kita muslimah, seorang perempuan. Jadi, sepatutnya kita menggunakan pakaian yang memang pantas untuk kita kenakan ya Dears.
6. Tidak menggunakan pakaian seperti orang kafir
Kita ini seorang muslim. Jadi, sepatutnya gunakanlah pakaian sesuai orang muslim yang lain.
Itulah beberapa adap pakaian yang telah saya jelaskan sesuai syari'at islam. Semoga bermanfaat ya Dears.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Total Tayangan Halaman
Cari Blog Ini
Blog Archive
- Januari 2020 (1)
- Oktober 2019 (4)
- September 2019 (8)
- Agustus 2019 (1)
- Maret 2019 (1)
- Oktober 2018 (2)
- September 2018 (8)
- Juli 2018 (1)
- Maret 2018 (1)
- Januari 2018 (1)
- Desember 2017 (3)
- Oktober 2017 (2)
Mengenai Saya
- anandafitriana
- Berasal dari keluarga yang biasa saja, pun bukan mahasiswa. Semua itu tak dapat menghentikan langkah saya untuk terus berbagi ilmu. Karena, sebaik-baik manusia adalah yang dapat bermanfaat bagi sesama. Dan saya, memulainya dari sini; menulis.






























